Selasa, 08 Desember 2020


7 Cara Menghilangkan Gas Dalam Perut


Tips sehat dariku kali ini adalah 7 cara menghilangkan gas dalam perut. Anda tentunya tidak akan merasa nyaman apabila perut terasa kembung dan kandungan gaspun menjadi penuh di dalam perut, sehingga Anda akan mudah kentut dan juga sendawa, apalagi jika berada di tempat kerja atau ketika di tengah keramaian tentu akan terasa memalukan. Jika perut sering terasa kencang dan bengkak setelah makan, itu bisa disebabkan karena produksi gas yang berlebihan di dalam perut, bisa karena jenis makanann yang dikonsumsi sehingga sistem pencernaan menjadi lambat. Kembung bisa menyakitkan dan membuat Anda merasa kenyang walaupun belum makan banyak.

Penyebab Gas Berlebihan di Perut
Penyebab paling umum gas bisa masuk ke saluran pencernaan adalah melalui udara yang tertelan. Ketika makan atau minum kita semua akan menelan udara, tetapi udara yang tertelan akan lebih banyak apabila kita mengunyah permen karet, minum minuman bersoda atau makan terlalu cepat. Jika gas yang masuk tersebut tidak dikeluarkan maka akan masuk ke dalam usus. Usus besar merupakan tempat untuk terjadinya penguraian karbohidrat seperti gula, pati dan serat. Juga sebagai tempat tinggal bagi mikroorganisme seperti bakteri dan ragi yang baik atau buruk. Bakteri yang baik bekerja untuk memecah karbohidrat yang tidak tercerna dalam suatu proses yang disebut fermentasi. Namun, beberapa jenis bakteri dapat menyebabkan kelebihan gas dan perut kembung. Ketika jumlah bakteri berlebih di usus, maka gas yang mereka hasilkan dapat menumpuk dan pertumbuhan bakteri di usus kecil menjadi berlebih. Bakteri-bakteri ini juga akan mengubah makanan seperti gula dan karbohidrat dalam jumlah besar yang akhirnya menimbulkan iritasi atau bahkan menyebabkan toksik pada sel-sel saluran usus.
Untuk menghilangkan gas dalam perut, tentunya yang paling utama adalah memeriksa apa yang Anda makan. Selain itu ada beberapa cara alami untuk menghilangkan gas dalam perut.
Berikut adalah 7 cara alami untuk mengurangi gas dalam perut.

1. Mengubah Pola Makan Anda
Cara alami mengurangi gas dalam perut yang pertama adalah menghindari makanan yang menyebabkan produksi gas dalam perut berlebih. Ini merupakan cara yang termudah dari semua cara. Hanya banyak orang yang tidak memperhatikan atau memperdulikannya.
Jenis-jenis makanan yang dapat menyebabkan produksi gas berlebih diantaranya sayuran seperti brokoli, kecambah, kol dan bawang. Jenis buah-buahan seperti apel dan pir juga cenderung meningkatkan jumlah gas, juga jenis kacang-kacangan. Sebagian besar produk susu, terutama susu itu sendiri dan krim, jenis makanan tersebut diurai di usus, sehingga bisa menyebabkan lebih banyak gas.

2. Kunyah Makanan Anda dengan Benar
Kunyahlah makanan dengan benar dan perlahan dan juga ketika minumpun tidak terburu-buru merupakan cara mengurangi gas dalam perut, dengan melakukan hal itu akan membantu mengurangi jumlah udara yang Anda telan. Dalam agama Islam dianjurkan untuk mengunyah sebanyak 33 kali sehingga makanan akan menjadi lembut dan mudah dicerna oleh usus. Jangan makan sambil tergesa-gesa, berikan waktu yang cukup setiap kali ketika anda makan. Juga yang harus diingat tutuplah mulut saat Anda makan, sehingga udara tidak mudah masuk.

 3. Menggunakan Suplemen Pencernaan Alami
Banyak suplemen pencernan alami yang dijual bebas di pasaran, yang mengandung enzim pencernaan dan bekerja dengan enzim tubuh Anda sendiri. Suplemen tersebut dapat membantu proses pencernaan lebih cepat dan lebih efisien. Selain itu ada juga suplemen yang mengandung enzin spesifik yang berguna untuk memecah karbohidrat kompleks yang ada di dalam makanan penghasil gas seperti dalam kacang. Untuk menentukan jenis supelemen yang baik untuk pencernaan Anda bisa berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu.

4. Memanfaatkan Arang Aktif
Arang aktif merupakan obat alami yang aman untuk menghilangkan gas dalam perut dan menghilangkan kembung di perut. Arang aktif adalah jenis arang khusus yang dibuat agar bisa dikonsumsi manusia. Arang yang ditelan selanjutnya akan bekerja dengan cara menarik atau menyerap racun dan cairan sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh Anda. Dengan sistem kerja arang yang demikian, akan dapat membantu mengurangi gas dan kembung, juga menghindari iritasi pada usus. Untuk pemakaiannya ikuti petunjuk di label kemasannya atau sesuai yang dianjurkan oleh dokter Anda.

5. Mengonsumsi Suplemen Probiotik
Suplemen probiotik mengandung bakteri 'baik' yang dibutuhkan oleh usus sehingga pemecahan makanan menjadi lebih efisien. Probiotik juga dapat membantu menyeimbangkan jumlah bakteri dalam usus Anda pada kasus Candidiasis. Hasil suatu studi klinis  menunjukkan bahwa suplemen probiotik tertentu dapat membantu mengurangi gejala Dysbiosis gastrointestinal (ketidak seimbangan jumlah mikroorganisme dalam saluran penecernaan), yang dapat mengakibatkan kelebihan gas yang akhirnya perut menjadi kembung. Namun, hal ini sering tergantung pada jenis strain probiotik dalam suplemen. Carilah suplemen probiotik yang mengandung banyak strain bakteri (termasuk Lactobacillus dan Bifidobacterium) dan jumlah CFU yang tinggi. Usahakan untuk memilih probiotik bebas susu, karena beberapa orang bisa sensitif terhadap jenis bakteri turunan susu. Juga pilihlah probiotik yang menggunakan kapsul rilis lambat atau tablet pelepas waktu ketika mengantarkan bakteri melewati asam lambung. Kebanyakan probiotik yang menggunakan kapsul nabati, cepat hancur di perut Anda, sehingga dapat mengurangi dampak positifnya. Penting juga dicatat bahwa jumlah gas akan meningkat selama beberapa hari setelah mengonsumsi probiotik. Hal ini terjadi karena masuknya bakteri ke dalam  usus Anda. Akan berkurang saat Anda terus mengonsumsinya.

6. Hindari Dan Hentikan Penggunaan Pemanis Buatan
Banyak produk-produk makanan kemasan yang mencantumkan bebas gula pada label kemasannya, namun sesungguhnya produk makanan tesebut mengandung pemanis buatan dalam jumlah tinggi seperti sorbitol atau aspartam. Tentunya hal ini akan dapat menyebabkan meningkatnya jumlah gas dalam usus, karena  tubuh Anda tidak dapat memecah pemanis buatan tersebut. Sorbitol juga diketahui dapat menyebabkan kram perut dan diare jika dikonsumsi dalam dosis besar. Sorbitol merupakan bahan utama dalam pembuatan permen karet bebas gula dan soda diet, kedua jenis makanan dan minuman tersebut dapat menyebabkan Anda menelan udara dan memperbanyak  jumlah gas dalam usus. Perlu diingat bahwa produk-produk 'bebas gula' cenderung mengandung sedikit sekali manfaat nutrisi dan bahkan dapat membahayakan kesehatan Anda dalam jangka panjang, jadi sebaiknya dihindari.

7. Menggunakan Poduk Herbal Untuk Saluran Pencernaan
Ada banyak produk herbal yang dapat membantu menghilangkan perut kembung dan mengeluarkan gas yang berlebih dari saluran pencernaan. Salah satu yang terbaik adalah biji adas, yang mengandung senyawa untuk melemaskan kejang pada otot polos usus, dan juga membantu mengeluarkan gas. Anda bisa mengunyah bijinya secara langsung atau minum teh adas setelah makan. Selain itu peppermint dan chamomile juga dapat membantu menyembuhkan kejang usus. Peppermint dan chamomile sudah tersedia dalam bentuk teh dan dapat diminum kapan saja untuk mengurangi kembung.

Jadi itulah 7 cara menghilangkan gas dalam perut secara alami dan efektif bisa Anda coba lakukan di rumah.