7 Cara Menghilangkan Gas Dalam Perut
Tips sehat
dariku kali ini adalah 7 cara menghilangkan gas dalam perut. Anda tentunya
tidak akan merasa nyaman apabila perut terasa kembung dan kandungan gaspun
menjadi penuh di dalam perut, sehingga Anda akan mudah kentut dan juga sendawa,
apalagi jika berada di tempat kerja atau ketika di tengah keramaian tentu akan
terasa memalukan. Jika perut sering terasa kencang dan bengkak setelah makan,
itu bisa disebabkan karena produksi gas yang berlebihan di dalam perut, bisa
karena jenis makanann yang dikonsumsi sehingga sistem pencernaan menjadi lambat.
Kembung bisa menyakitkan dan membuat Anda merasa kenyang walaupun belum makan
banyak.
Penyebab Gas Berlebihan di Perut
Penyebab paling
umum gas bisa masuk ke saluran
pencernaan adalah melalui udara
yang tertelan. Ketika
makan atau minum kita semua akan menelan udara,
tetapi udara yang
tertelan akan lebih banyak apabila kita mengunyah permen karet, minum
minuman bersoda atau makan terlalu cepat. Jika gas yang masuk tersebut tidak dikeluarkan maka
akan masuk ke dalam usus. Usus
besar merupakan tempat untuk
terjadinya penguraian karbohidrat seperti gula, pati dan serat. Juga sebagai tempat tinggal bagi mikroorganisme seperti
bakteri dan ragi yang baik
atau buruk. Bakteri
yang baik bekerja untuk memecah karbohidrat yang tidak tercerna dalam suatu proses yang disebut
fermentasi. Namun, beberapa jenis bakteri dapat menyebabkan kelebihan gas dan perut kembung. Ketika jumlah bakteri berlebih di usus, maka gas yang mereka hasilkan
dapat menumpuk dan pertumbuhan
bakteri di usus kecil menjadi berlebih. Bakteri-bakteri ini juga akan mengubah makanan
seperti gula dan karbohidrat dalam jumlah besar yang akhirnya menimbulkan iritasi atau bahkan
menyebabkan toksik pada sel-sel saluran usus.
Untuk menghilangkan
gas dalam perut, tentunya yang paling utama adalah memeriksa apa yang Anda
makan. Selain itu ada beberapa cara alami untuk menghilangkan gas dalam perut.
Berikut adalah 7 cara alami untuk mengurangi gas dalam perut.
1. Mengubah
Pola Makan Anda
Cara alami
mengurangi gas dalam perut yang pertama adalah menghindari makanan yang
menyebabkan produksi gas dalam
perut berlebih. Ini merupakan cara yang termudah dari semua cara. Hanya banyak orang yang tidak memperhatikan
atau memperdulikannya.
Jenis-jenis
makanan yang dapat menyebabkan produksi gas berlebih diantaranya sayuran
seperti brokoli, kecambah, kol dan bawang. Jenis buah-buahan seperti apel dan pir juga cenderung meningkatkan jumlah gas, juga jenis kacang-kacangan. Sebagian besar produk susu, terutama susu itu sendiri dan krim, jenis makanan tersebut diurai
di usus, sehingga bisa menyebabkan lebih banyak gas.
2. Kunyah Makanan Anda dengan Benar
Kunyahlah
makanan dengan benar dan perlahan dan juga ketika minumpun tidak terburu-buru
merupakan cara mengurangi gas dalam perut, dengan melakukan hal itu akan membantu
mengurangi jumlah udara yang Anda telan. Dalam agama Islam dianjurkan untuk mengunyah sebanyak 33 kali sehingga
makanan akan menjadi lembut dan mudah dicerna oleh usus. Jangan makan sambil
tergesa-gesa, berikan waktu
yang cukup setiap kali ketika
anda makan. Juga yang
harus diingat tutuplah mulut saat Anda makan, sehingga udara tidak mudah masuk.
Banyak
suplemen pencernan alami yang dijual bebas di pasaran, yang mengandung
enzim pencernaan dan bekerja
dengan enzim tubuh Anda sendiri.
Suplemen tersebut dapat membantu proses pencernaan lebih cepat dan lebih efisien. Selain itu ada juga suplemen yang mengandung
enzin spesifik yang berguna untuk memecah karbohidrat kompleks yang ada di dalam makanan penghasil
gas seperti dalam kacang. Untuk menentukan jenis supelemen yang baik untuk pencernaan Anda bisa
berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu.
4. Memanfaatkan
Arang Aktif
Arang aktif merupakan
obat alami yang aman untuk menghilangkan gas dalam perut dan menghilangkan kembung di perut. Arang aktif adalah jenis arang khusus yang dibuat agar bisa dikonsumsi manusia. Arang yang ditelan selanjutnya akan
bekerja dengan cara menarik
atau menyerap racun dan
cairan sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh Anda. Dengan sistem kerja arang yang demikian, akan dapat
membantu mengurangi gas dan kembung, juga menghindari iritasi pada usus. Untuk pemakaiannya ikuti petunjuk di label
kemasannya atau sesuai yang dianjurkan oleh dokter Anda.
5. Mengonsumsi
Suplemen Probiotik
Suplemen probiotik mengandung bakteri 'baik' yang dibutuhkan oleh usus sehingga pemecahan makanan menjadi lebih
efisien. Probiotik juga dapat membantu menyeimbangkan jumlah bakteri
dalam usus Anda pada kasus
Candidiasis. Hasil
suatu studi klinis menunjukkan
bahwa suplemen probiotik tertentu dapat membantu mengurangi gejala Dysbiosis gastrointestinal (ketidak seimbangan jumlah
mikroorganisme dalam saluran penecernaan), yang dapat mengakibatkan kelebihan
gas yang akhirnya perut
menjadi kembung. Namun,
hal ini sering tergantung pada jenis strain probiotik dalam suplemen. Carilah suplemen
probiotik yang mengandung banyak strain bakteri (termasuk Lactobacillus dan
Bifidobacterium) dan jumlah CFU yang tinggi. Usahakan untuk memilih probiotik bebas susu, karena beberapa
orang bisa sensitif terhadap
jenis bakteri turunan susu.
Juga pilihlah probiotik yang menggunakan kapsul rilis lambat atau tablet
pelepas waktu ketika mengantarkan
bakteri melewati asam lambung. Kebanyakan probiotik yang menggunakan kapsul nabati, cepat hancur di perut Anda,
sehingga dapat mengurangi dampak
positifnya. Penting juga dicatat bahwa jumlah gas akan meningkat selama beberapa hari
setelah mengonsumsi probiotik. Hal ini terjadi karena masuknya bakteri ke dalam usus Anda. Akan berkurang saat Anda terus mengonsumsinya.
6. Hindari
Dan Hentikan Penggunaan Pemanis Buatan
Banyak produk-produk makanan kemasan yang mencantumkan bebas gula pada label kemasannya, namun sesungguhnya produk makanan tesebut mengandung
pemanis buatan dalam jumlah tinggi seperti sorbitol atau aspartam. Tentunya hal ini akan dapat
menyebabkan meningkatnya
jumlah gas dalam usus, karena tubuh Anda tidak dapat memecah pemanis buatan tersebut. Sorbitol
juga diketahui dapat menyebabkan
kram perut dan diare
jika dikonsumsi dalam dosis besar. Sorbitol merupakan bahan utama dalam pembuatan permen karet bebas
gula dan soda diet, kedua
jenis makanan dan minuman tersebut dapat menyebabkan Anda menelan udara
dan memperbanyak jumlah gas dalam usus. Perlu diingat bahwa produk-produk
'bebas gula' cenderung mengandung sedikit sekali manfaat nutrisi dan bahkan
dapat membahayakan kesehatan Anda dalam jangka panjang, jadi sebaiknya dihindari.
7. Menggunakan
Poduk Herbal Untuk Saluran Pencernaan
Ada banyak produk
herbal yang dapat
membantu menghilangkan perut kembung dan mengeluarkan gas yang berlebih dari saluran
pencernaan. Salah satu yang
terbaik adalah biji adas, yang
mengandung senyawa untuk
melemaskan kejang pada otot polos usus, dan juga membantu mengeluarkan gas. Anda
bisa mengunyah bijinya secara langsung
atau minum teh adas setelah makan. Selain itu peppermint dan chamomile juga dapat membantu menyembuhkan kejang usus. Peppermint
dan chamomile sudah tersedia
dalam bentuk teh dan dapat diminum kapan saja untuk mengurangi kembung.
Jadi itulah
7 cara menghilangkan gas dalam perut secara alami dan efektif bisa Anda
coba lakukan di rumah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar